Aktivis Gorontalo Kritik Penanganan Kasus Proyek Revitalisasi Kawasan Pusat Perdagangan

banner 120x600

POROSRAKYAT.ID – Fahrul Wahidji melayangkan kritikan terhadap penanganan dugaan kasus Proyek revitalisasi kawasan pusat perdagangan di koridor Jalan MT. Haryono, Kota Gorontalo.

Proyek yang didanai melalui Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022 dengan anggaran sekitar Rp29 miliar ini, kini sedang bermasalah serius.

Fahrul menilai, kasus yang telah di periksa di Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo tersebut hingga kini belum ada perkembangan signifikan. Menurutnya, penanganan kasus ini terkesan lambat, padahal berbagai bukti di lapangan menunjukkan proyek tersebut mangkrak.

Fahrul menambahkan, adanya 2 sengketa perusahaan kontraktor yang bertikai. Dan kenyataan dilapangan proyek ini mangkrak. Saya mempunyai data dalam persoalan ini. Biarlah Informasi akan kami kembangkan di Aph.

Di tambah lagi salah satu pemilik dari perusahaan yang berkonflik adalah Anggota DPRD kabupaten Bone Bolango. Maka dari hal ini saya mendesak Kejari kota Gorontalo jangan tutup mata. Kami pun akan menambahkan laporan di Kejati dan Di Kepolisian untuk delik Umumnya.

Penulis: Majid Mustaki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *