POROSRAKYAT.ID – Dalam menyelaraskan program pembangunan optimal, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus benar-benar memahami secara utuh sekaligus menerjemahkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati.
Targetnya, pimpinan OPD harus mampu mengimplementasikannya melalui setiap kegiatan di masing-masing instansi.
Penegasan ini disampaikan Bupati Sofyan Puhi saat memimpin rapat evaluasi serta pemaparan OPD terkait belanja APBD 2025, Rabu (12/03/2025).
Sofyan menjelaskan bahwa evaluasi APBD tujuannya guna memastikan efektivitas dan keselarasan program pembangunan daerah. Sehingga setiap OPD harus mampu menterjemahkan serta menjalankan 12 Instruksi Bupati dalam profil program kerja nanti.
Artinya, instruksi ini harus benar-benar diterjemahkan dalam program kerja OPD, terutama dalam skema 99 hari kerja pertama yang telah kami tetapkan,” tegasnya.
Ada tiga agenda besar yang menjadi prioritas pemerintahan Sofyan Puhi dan Tonny S. Junus, yaitu, pertama, Restorasi Pemerintahan Daerah – Reformasi tata kelola pemerintahan agar lebih transparan dan akuntabel.
Untuk restorasi pengelolaan keuangan daerah yang memastikan anggaran digunakan secara efektif dan efisien, serta, restorasi kebijakan daerah yakni menyusun kebijakan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sehingga evaluasi dan bedah APBD ini Sofyan-Tonny tampak berupaya memastikan bahwa seluruh program OPD benar-benar selaras dengan visi restorasi dan percepatan pembangunan daerah, tandasnya. (*)














