Penerapan Ilmu di Masyarakat : Mahasiswa Keperawatan UNG Edukasi Kesehatan Lansia

banner 120x600

POROSRAKYAT.ID – Mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) semester 6 menggelar kegiatan pendidikan kesehatan bagi masyarakat lanjut usia (lansia) di Desa Tanah Putih, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango.

Kegiatan ini mengusung tema “Peran Terapi Pijat Kaki dalam Penanganan Asam Urat dan Hipertensi pada Lansia” yang di bimbing langsung Dosen Keperawatan sebagai bentuk implementasi ilmu keperawatan komunitas serta pengabdian kepada masyarakat.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran lansia terkait penanganan non-farmakologis terhadap penyakit degeneratif, khususnya asam urat dan hipertensi, melalui pendekatan terapi pijat kaki.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan penyuluhan mengenai konsep dasar kedua penyakit tersebut, dampaknya terhadap lansia, serta manfaat terapi pijat kaki sebagai salah satu intervensi keperawatan yang mudah, aman, dan efektif. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi teknik pijat kaki secara langsung, di mana peserta diberikan kesempatan untuk merasakan langsung manfaat dari terapi tersebut.

Antusiasme peserta tampak tinggi selama kegiatan berlangsung. Para lansia aktif terlibat dalam sesi tanya jawab dan menunjukkan minat untuk mempraktikkan teknik yang diajarkan. Salah seorang peserta menyampaikan bahwa edukasi seperti ini sangat bermanfaat, terutama dalam mengelola keluhan kesehatan secara alami tanpa ketergantungan pada obat-obatan.

Kepala Desa Tanah Putih turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya para lansia yang membutuhkan perhatian lebih dalam menjaga kesehatan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi program rutin yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program praktik pembelajaran lapangan mahasiswa Keperawatan UNG yang dirancang untuk mengintegrasikan teori akademik dengan praktik nyata di masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kompetensi profesional serta berkontribusi dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.

Penulis: Majid Mustaki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *