POROSRAKYAT.ID – Sebanyak 50 mahasiswa Profesi Ners Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Angkatan ke-21 resmi diterima oleh pemerintah Kecamatan Limboto untuk melaksanakan Praktik Keperawatan Komunitas dan Keluarga. Kegiatan penerimaan ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Limboto dan dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Limboto, Kepala Puskesmas Limboto, Dosen Pembimbing, serta Pembimbing Klinik dari Puskesmas setempat.
Dalam sambutannya, Sekretaris Kecamatan Limboto menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan praktik ini dan menyambut baik kehadiran para mahasiswa di wilayahnya. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Limboto.
Praktik Keperawatan Komunitas dan Keluarga merupakan salah satu tahapan penting dalam pendidikan profesi keperawatan. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan menerapkan asuhan keperawatan secara langsung di tengah masyarakat, khususnya di tingkat keluarga dan komunitas.
Selama tujuh minggu ke depan, para mahasiswa akan ditempatkan di berbagai desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Limboto. Mereka akan bekerja sama dengan Puskesmas Limboto serta tokoh masyarakat dalam melaksanakan berbagai program kesehatan, mulai dari deteksi dini masalah kesehatan, promosi kesehatan, hingga intervensi keperawatan berbasis keluarga.
Dosen pembimbing, Dr. Zainudin, M.Kep, mengungkapkan bahwa praktik ini juga merupakan bagian dari upaya untuk membentuk perawat profesional yang peka terhadap kondisi sosial, budaya, serta dinamika masyarakat di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi holistik sebagai perawat komunitas yang tidak hanya andal secara klinis, tetapi juga mampu membangun hubungan kemitraan dengan masyarakat,” ujar Dr. Zainudin.
Dengan dilaksanakannya praktik ini, diharapkan mahasiswa Profesi Ners UNG mampu memperkuat kapasitasnya sebagai agen perubahan dalam bidang kesehatan dan siap berkontribusi secara aktif dalam pelayanan kesehatan primer di masa mendatang.














