POROSRAKYAT.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan yang ditempatkan di Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, menggelar kegiatan yang bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Desa Buti Melalui Inovasi Produk Minuman Fungsional dan Pemanfaatan Pangan Lokal Menuju Desa Bebas Stunting dan Mandiri Gizi”, Senin (28/7/2025), bertempat di Aula Kantor Desa Buti mulai pukul 10.30 WITA hingga selesai.
Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendorong masyarakat Desa Buti untuk lebih sadar akan pentingnya pemenuhan gizi berbasis potensi lokal. Melalui inovasi minuman fungsional dan olahan pangan lokal, masyarakat diajak untuk turut serta dalam upaya pencegahan stunting serta mendorong kemandirian gizi di desa.

Kepala Desa Buti, Jodi Thalib, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan mahasiswa KKN.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Mahasiswa KKN telah membawa inovasi yang sangat bermanfaat, terutama dalam hal pengolahan pangan lokal menjadi produk yang bernilai gizi tinggi. Ini sejalan dengan semangat kami di desa untuk mencegah stunting dan menjadikan masyarakat lebih mandiri dalam hal gizi,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tidak hanya diberikan edukasi seputar stunting dan gizi, tetapi juga dilibatkan secara langsung dalam praktik pengolahan produk minuman fungsional berbahan dasar pangan lokal seperti jagung, jahe, dan daun kelor.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Mahdalena Sy. Pakaya, S.Farm., M.Si., Apt., bersama dua DPL lainnya yakni Rachmawaty D. Hunawa, S.Kep., Ns., M.Kep. dan Wiwit Zuriati Uno, S.Farm., M.Si., turut hadir dan mendampingi jalannya kegiatan.
Salah satu DPL, dalam keterangannya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberi dampak jangka panjang.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi, tapi juga praktik langsung yang melibatkan masyarakat. Harapan saya, apa yang telah dilakukan mahasiswa bisa terus dilanjutkan oleh masyarakat sebagai upaya jangka panjang dalam pencegahan stunting. Desa Buti punya potensi besar dari segi pangan lokal, tinggal bagaimana kita kelola dengan baik,” ujar salah satu dosen pembimbing.
Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan mahasiswa KKN Profesi Kesehatan di Desa Buti, yang tidak hanya menekankan pada edukasi teoritis, tetapi juga mendorong praktik langsung dan kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan dan gizi.














