Hari Perawat Internasional 2026, Forum Aliansi Kesehatan Gorontalo Gelar Aksi Damai

banner 120x600

POROSRAKYAT.ID – Forum Gerakan Aliansi Kesehatan (FGA Kesehatan) Provinsi Gorontalo menggelar aksi damai dalam rangka memperingati Hari Perawat Internasional yang jatuh pada 12 Mei 2026. Aksi tersebut dipusatkan di Bundaran Saronde, Kota Gorontalo, Selasa (12/5), dan diikuti oleh tenaga kesehatan, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat.

Ketua Forum Gerakan Aliansi Kesehatan Gorontalo, Majid Mustaki, mengatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus peringatan kepada pemerintah agar tidak lagi mengabaikan persoalan yang dihadapi para perawat dan tenaga kesehatan.

Menurut Majid, hingga saat ini masih banyak tenaga kesehatan yang bekerja dalam kondisi minim perlindungan hukum, kesejahteraan yang belum memadai, hingga menghadapi stigma dan diskriminasi di lingkungan kerja.

“Hari Perawat Internasional bukan hanya seremoni tahunan. Ini momentum untuk menyuarakan jeritan tenaga kesehatan yang selama ini bekerja di garis terdepan, tetapi hak-haknya masih sering diabaikan,” tegas Majid Mustaki saat menyampaikan orasi.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan empat tuntutan utama, yakni meminta kepastian perlindungan hukum bagi perawat dan tenaga kesehatan, mendesak peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, menolak segala bentuk diskriminasi terhadap profesi perawat, serta meminta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Gorontalo lebih tegas membela hak-hak perawat.

Majid Mustaki menilai tenaga kesehatan memiliki peran vital dalam menjaga kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan. Karena itu, menurutnya, negara wajib hadir memberikan jaminan perlindungan dan kesejahteraan yang layak.

“Jangan sampai perawat hanya dibutuhkan saat keadaan darurat, tetapi setelah itu kesejahteraan dan perlindungannya dilupakan. Negara harus hadir secara nyata,” ujarnya.

Aksi damai berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Massa membawa berbagai poster bertuliskan dukungan terhadap perjuangan tenaga kesehatan serta menyerukan solidaritas bagi seluruh perawat di Gorontalo.

Forum Gerakan Aliansi Kesehatan Gorontalo berharap momentum Hari Perawat Internasional 2026 dapat menjadi titik penguatan gerakan bersama dalam memperjuangkan martabat, hak, dan kesejahteraan tenaga kesehatan di Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *