Sebagai langkah preventif dalam menangkal penyebaran paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa, Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo yang dipimpin oleh Iptu Teguh Pribadi, S.E., berkolaborasi dengan Subdit IV Dit Intelkam Polda Gorontalo menggelar kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SMA Negeri 1 Kabila.
Kegiatan tersebut diikuti oleh dewan guru serta ratusan siswa-siswi dengan tujuan meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap berbagai ancaman ideologi dan pengaruh negatif yang berkembang di era digital. Materi yang disampaikan meliputi bahaya paham IRET, ancaman NVE (Nihilistic Violent Extremism), hingga fenomena penyebaran konten True Crime Community yang berpotensi memengaruhi pola pikir, perilaku, dan psikologis remaja apabila dikonsumsi tanpa sikap kritis.
Dalam pemaparannya, Iptu Teguh Pribadi menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila, semangat nasionalisme, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai benteng utama dalam menghadapi berbagai bentuk infiltrasi paham radikal maupun ideologi yang menyimpang. Selain itu, para pelajar juga diingatkan agar lebih selektif dalam menerima informasi di media sosial serta mampu membedakan konten yang bersifat edukatif dengan konten yang mengandung unsur provokasi, kekerasan, maupun propaganda.
Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, berkarakter, cerdas dalam bermedia digital, serta mampu menjadi agen perdamaian dan persatuan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Sosialisasi ini juga menjadi wujud sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat ketahanan nasional sejak dini.














