Sempat Diisukan Kekurangan BMHP, Pelayanan Hemodialisis RSUD Toto Kabila Berjalan Normal

banner 120x600

Pelayanan Hemodialisis (HD) di RSUD Toto Kabila, Kabupaten Bone Bolango, kembali berjalan normal setelah sebelumnya muncul informasi mengenai keterbatasan bahan medis habis pakai (BMHP) yang dibutuhkan dalam pelayanan pasien cuci darah.

Aktivitas pelayanan di Ruang Hemodialisis terpantau berlangsung seperti biasa. Pasien menjalani proses cuci darah sesuai jadwal dengan dukungan tenaga kesehatan rumah sakit.

Direktur RSUD Toto Kabila, Iwan Usman, mengatakan manajemen rumah sakit terus melakukan pembenahan terhadap sistem pengadaan BMHP untuk memastikan kebutuhan pelayanan dapat terpenuhi secara berkesinambungan.

Menurut Iwan, ketersediaan BMHP untuk pelayanan hemodialisis menjadi perhatian khusus karena pasien cuci darah membutuhkan terapi secara rutin dan berkelanjutan.

“Manajemen secara terus-menerus berusaha memperbaiki sistem pengadaan BMHP di rumah sakit, khususnya untuk kebutuhan pasien cuci darah yang memiliki tingkat urgensi sangat tinggi,” ujar Iwan Usman.

Ia menjelaskan, evaluasi dilakukan secara berkelanjutan mulai dari perencanaan kebutuhan, proses pengadaan hingga pengelolaan ketersediaan BMHP. Pembenahan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pelayanan sekaligus mengantisipasi kebutuhan pasien.

Iwan menegaskan, keberlangsungan pelayanan pasien menjadi perhatian utama manajemen RSUD Toto Kabila. Karena itu, sistem pengadaan dan pengelolaan BMHP terus dievaluasi agar kebutuhan pelayanan dapat diantisipasi dengan lebih baik.

Dengan kembali normalnya aktivitas pelayanan, manajemen rumah sakit memastikan upaya pembenahan sistem pengadaan BMHP tetap berjalan sebagai bagian dari komitmen menjaga kesinambungan pelayanan Hemodialisis bagi pasien.

Penulis: Majid Mustaki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *