Dari Meja Perawat ke Kursi Direktur, Dua Perawat Kini Pimpin Rumah Sakit di Bone Bolango

banner 120x600

Perjalanan karier dua tenaga keperawatan di Kabupaten Bone Bolango mencapai babak baru. Iwan Usman, S.Kep., Ns., SKM., M.Si., dan Ns. Iskandar Simbala, M.Kep., kini dipercaya memimpin dua rumah sakit di daerah tersebut.

Iwan Usman resmi menjadi Direktur RSUD Toto Kabila, sementara Iskandar Simbala dipercaya sebagai Direktur RS Tombulilato.

Keduanya sama-sama berlatar belakang profesi keperawatan. Penunjukan tersebut menjadi sorotan tersendiri di tengah kebutuhan rumah sakit terhadap kepemimpinan yang memahami secara langsung dinamika pelayanan kesehatan dan pengelolaan tenaga kesehatan.

Iwan Usman sebelumnya menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Direktur RSUD Toto Kabila selama kurang lebih empat bulan. Setelah menjalankan masa penugasan tersebut, ia kemudian resmi dilantik sebagai direktur definitif oleh Bupati Bone Bolango, Drs. Ismet Mile, MM.

Sementara itu, Iskandar Simbala juga dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai Direktur RS Tombulilato.

Kepercayaan terhadap dua perawat untuk memimpin rumah sakit menunjukkan bahwa pengalaman di bidang keperawatan dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju posisi kepemimpinan dalam institusi pelayanan kesehatan.

Namun, jabatan direktur rumah sakit tidak hanya berkaitan dengan kemampuan klinis. Di balik posisi tersebut terdapat tanggung jawab besar dalam memastikan tata kelola organisasi, mutu pelayanan, keselamatan pasien, pengelolaan sumber daya manusia, hingga keberlanjutan layanan rumah sakit.

Bagi Iwan Usman dan Iskandar Simbala, perubahan peran dari tenaga keperawatan menuju pucuk pimpinan rumah sakit juga membawa tantangan baru. Pengalaman memahami pelayanan dari sisi tenaga kesehatan menjadi salah satu bagian dari perjalanan profesional yang kini harus dipadukan dengan kemampuan manajerial dan kepemimpinan organisasi.

RSUD Toto Kabila sendiri terus melakukan penguatan mutu pelayanan dan tata kelola. Dalam agenda pengembangan layanan, rumah sakit tersebut antara lain tengah mempersiapkan reakreditasi serta memperkuat sejumlah layanan prioritas.

Kini, dua nama dari profesi keperawatan berada di posisi strategis dalam pengelolaan rumah sakit di Bone Bolango.

Dari meja perawat, tempat mereka berhadapan langsung dengan pasien, perjalanan karier itu kini membawa Iwan Usman dan Iskandar Simbala ke ruang pengambilan keputusan tertinggi dalam pengelolaan rumah sakit.

Tantangannya pun berubah: bukan lagi hanya memberikan pelayanan kepada pasien, tetapi juga memastikan sistem pelayanan kesehatan berjalan secara profesional, bermutu, dan berpihak pada keselamatan serta kebutuhan masyarakat.

Penulis: Majid Mustaki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *