Kemenkes Pantau Sistem Cathlab, RSUD Toto Kabila Didorong Perkuat Layanan Jantung

banner 120x600

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu On-site Sistem Cathlab di RSUD Toto Kabila, Kabupaten Bone Bolango, sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan rujukan, khususnya layanan jantung.

Kegiatan tersebut berdasarkan Surat Tugas Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI tertanggal 6 Oktober 2026 dan dilaksanakan pada 7–10 Oktober 2026.

Monitoring ini merupakan bagian dari program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN) yang diarahkan untuk memperkuat jejaring pelayanan kesehatan rujukan, termasuk layanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronenfrologi (KJSU) serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Di RSUD Toto Kabila, monitoring sistem Cathlab menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung kesiapan fasilitas, sarana dan prasarana, sumber daya pendukung, sistem pelayanan, serta berbagai aspek teknis yang berkaitan dengan penguatan layanan jantung.

Direktur RSUD Toto Kabila, Iwan Usman, S.Kep., Ns., turut mendampingi pelaksanaan monitoring bersama jajaran manajemen rumah sakit di antaranya Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Pelayanan, Kepala Bidang Penunjang, Kepala Subbagian Perencanaan, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana, serta Kepala Seksi Diagnostik dan Logistik.

Kehadiran jajaran terkait tersebut menunjukkan komitmen RSUD Toto Kabila dalam mendukung proses monitoring sekaligus memastikan setiap aspek yang menjadi perhatian tim Kementerian Kesehatan dapat dikoordinasikan dan ditindaklanjuti dengan baik.

Monitoring dan evaluasi juga menjadi kesempatan bagi RSUD Toto Kabila untuk mendapatkan masukan serta rekomendasi dalam rangka meningkatkan kesiapan dan kualitas layanan kesehatan jantung.

Penguatan layanan Cathlab di rumah sakit daerah dinilai penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan jantung yang cepat, tepat, aman, dan berkualitas.

Melalui kegiatan ini, RSUD Toto Kabila berkomitmen menjadikan hasil monitoring sebagai bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, sehingga pengembangan layanan kesehatan rujukan dapat berjalan sesuai standar serta kebutuhan masyarakat.

Monev Kemenkes menjadi bagian dari langkah RSUD Toto Kabila untuk terus berbenah dan memperkuat kapasitas pelayanan, khususnya dalam mendukung peningkatan layanan jantung bagi masyarakat Bone Bolango dan wilayah sekitarnya.

Penulis: Majid Mustaki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *