POROSRAKYAT.ID – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, memberikan penjelasan resmi terkait batalnya keikutsertaan cabang olahraga sepak bola pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025. Penjelasan ini menanggapi aspirasi dan permohonan dari para pelatih serta pegiat olahraga yang mempertanyakan dukungan pemerintah terhadap keberangkatan tim sepak bola pelajar Gorontalo.
Dalam keterangannya, Danial menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pembahasan Perubahan APBD Provinsi Gorontalo Tahun Anggaran 2025, alokasi anggaran untuk kegiatan POPNAS tidak dapat terpenuhi sesuai dengan usulan awal dari Dispora. Kondisi ini dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah, sehingga pihaknya harus mengambil langkah strategis agar Gorontalo tetap bisa berpartisipasi dalam ajang nasional tersebut.
“Dengan memperhatikan keterbatasan anggaran dan prinsip efisiensi, kami menetapkan prioritas partisipasi pada cabang olahraga yang memenuhi beberapa kriteria, seperti cabang olahraga binaan pemerintah provinsi, memiliki potensi meraih medali, serta cabang olahraga perorangan yang lebih efisien dalam pembiayaan,” ujar Danial.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Dispora Provinsi Gorontalo memutuskan untuk mengirimkan atlet dari tujuh cabang olahraga, yakni atletik, pencak silat, taekwondo, karate, sepak takraw, tinju, dan renang.
Sementara itu, untuk cabang sepak bola, bulu tangkis, dan tenis meja, Danial menyampaikan bahwa pihaknya telah tetap mendaftarkan secara resmi ketiganya, dengan harapan dapat memperoleh dukungan pembiayaan dari sumber dana lain, sebagaimana juga dilakukan oleh beberapa provinsi lain di Indonesia.
Selain itu, pemerintah provinsi se-Indonesia bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah berupaya agar biaya akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama kegiatan POPNAS ditanggung secara bersama antara Kemenpora dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai tuan rumah penyelenggara.
“Kami memahami sepenuhnya semangat dan dedikasi para pelatih serta atlet yang telah berlatih dengan sungguh-sungguh. Dispora akan terus berupaya mencari alternatif dukungan agar seluruh atlet pelajar Gorontalo tetap dapat menunjukkan prestasinya di tingkat nasional,” tutup Danial.














