Upaya menanamkan semangat kebangsaan sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi terus dilakukan Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Anti Teror Mabes Polri melalui kegiatan edukasi dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026. Kali ini, kegiatan berlangsung di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo dan diikuti oleh sekitar 305 siswa-siswi.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Cegah Satgaswil Gorontalo memberikan materi yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta membangun karakter pelajar yang cinta tanah air dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Para peserta juga diajak memahami bahwa perbedaan suku, agama, ras, maupun budaya merupakan kekuatan bangsa yang harus dirawat bersama.
Tim Cegah Satgaswil Gorontalo menyampaikan bahwa lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berwawasan kebangsaan, berpikir kritis, serta mampu menangkal berbagai bentuk paham yang mengarah pada intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme berbasis kekerasan.
Melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat provokatif, serta berani menolak setiap ajakan yang berpotensi memecah persatuan bangsa.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya menjaga kerukunan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 AT Mabes Polri dalam mendukung terwujudnya ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan harmonis. Melalui MPLS Ramah 2026, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki semangat kebangsaan yang kuat, menjunjung tinggi toleransi, serta menjadi pelopor persatuan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.














