POROSRAKYAT.ID, GORONTALO – Pasien atas nama Suwarni Pakaya akan melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum tenaga administrasi (P3K) di Rumah Sakit Toto Kabila alias FN ke Polres Bone Bolango. Hal ini menyusul dugaan penipuan sebanyak Rp3 Juta.
Peristiwa ini bermula saat Suwanri menjalani operasi pada 18 Juni 2026 silam di rumah sakit daerah tersebut. Dimana korban awalnya korban mengaku dimintai menyiapkan sejumlah uang oleh oknum tersebut dengan nominal Rp8 Juta selanjutnya berubah menjadi Rp3 Juta, beber Suwarni dihadapan sejumlah awak media.
Menurutnya, nominal awalnya yang disebut mencapai Rp8 juta kemudian berubah menjadi Rp4 juta dan kembali turun menjadi Rp 3 juta. Karena ragu, korban memastikan informasi tersebut kepada pihak RS. Dari infomsi yang didaptkan, bahwa biaya yang diminta oknum tersebut tidak sesuai dengan nominal yang ditetapkan manajemen rumah sakit.
Dan ternyata jumlah yang diminta itu tidak sebesar yang disampaikan kepada saya, bahkan korban kaget karena dirinya tercover pada pasien BPJS. Sehingga tidak ada biaya. “Yang ada hanya biaya penambahan pengobatan yang tidak masuk BPJS”, tuturnya.
Karena merasa ditipu, saya meminta pihak manajemen RS Toto untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum P3K tersebut. Sehingga hal ini menjadi perhatian serius dari manajemen. Tidak hanya itu, korban juga mengalami kekerasan non fisik dengan sejumlah teror melalui HPnya pascakejadian.
Karena merasa dirugikan, In Shaa Allah saya akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan penipuan ini kep Polres Bone Bolango, tukas ibu parubaya ini. (*)














