Daerah  

Cegah Paham Radikal, Satgaswil Gorontalo Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan di SMPN 1 Telaga Jaya

banner 120x600

Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo melaksanakan kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SMP Negeri 1 Telaga Jaya yang diikuti oleh para guru serta siswa dan siswi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan dini terhadap berbagai bentuk paham dan konten yang berpotensi memengaruhi pola pikir serta perilaku generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan.

Dalam sosialisasi, peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme dan Terorisme) serta pentingnya membangun sikap toleransi, menghargai perbedaan, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Selain itu, Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo turut memberikan edukasi mengenai bahaya NVE (Nihilistic Violent Extremism) atau ekstremisme kekerasan bernuansa nihilistik yang dapat berkembang melalui narasi kebencian, penolakan terhadap nilai-nilai sosial, hingga glorifikasi tindakan kekerasan.

Para siswa juga diingatkan mengenai fenomena penyebaran konten True Crime Community di media sosial. Konten yang mengangkat kasus kejahatan tersebut perlu disikapi secara kritis, terutama apabila mengandung unsur glorifikasi pelaku, romantisasi kekerasan, atau mendorong rasa ingin tahu yang berlebihan terhadap tindakan kriminal.

Melalui kegiatan ini, para guru dan pelajar diharapkan mampu menjadi pengguna media sosial yang bijak serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi, narasi, maupun konten digital yang dapat mengarah pada paham kekerasan dan ekstremisme.

Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo juga mendorong peran aktif lingkungan sekolah, terutama guru dan orang tua, dalam membangun ruang pendidikan yang aman, toleran, dan mampu membekali generasi muda dengan kemampuan berpikir kritis.

Sosialisasi tersebut diharapkan dapat memperkuat wawasan kebangsaan para pelajar sekaligus menjadi langkah preventif dalam mencegah berkembangnya paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, serta berbagai bentuk pengaruh negatif di kalangan generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *