Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo berkolaborasi dengan Subdit IV Dit Intelkam Polda Gorontalo melaksanakan kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SMA Negeri 3 Kota Gorontalo.
Kegiatan yang diikuti kurang lebih 200 orang, terdiri dari guru dan siswa-siswi, tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan dini terhadap masuk dan berkembangnya paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme) di lingkungan pendidikan.
Dalam sosialisasi tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, persatuan dan kesatuan, serta pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai potensi bahaya paham IRET yang dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku, khususnya pada kalangan generasi muda. Para siswa diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif maupun informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial dan ruang digital.
Kegiatan ini juga mendorong peran aktif guru dan siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, toleran, dan kondusif. Generasi muda diharapkan mampu menjadi agen positif dalam menjaga persatuan serta menolak segala bentuk paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo bersama Subdit IV Dit Intelkam Polda Gorontalo menegaskan pentingnya langkah pencegahan dan edukasi sejak dini sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan generasi muda terhadap berbagai ancaman paham intoleran, radikal, ekstrem, dan terorisme.
Kolaborasi dengan institusi pendidikan diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga nilai-nilai kebangsaan semakin kuat tertanam dalam diri generasi muda Gorontalo.














