Aksi Lawan Bullying! Mahasiswa Ners UNG Sulap Kelas Jadi Arena Edukasi Kesehatan

banner 120x600

POROSRAKYAT.ID – Ada yang berbeda di SDN 16 Dungingi pagi ini. Suasana ceria terasa ketika mahasiswa Profesi Ners Universitas Negeri Gorontalo (UNG) hadir di tengah-tengah siswa dengan misi mulia mengedukasi tentang bahaya dan pencegahan bullying sejak dini.

Kegiatan ini bukan sekadar penyuluhan biasa. Dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, para mahasiswa membawakan materi seputar bullying melalui cerita, Video Edukasi, dan diskusi ringan yang membuat siswa aktif bertanya dan berbagi pengalaman.

“Bullying itu bukan cuma pukul-pukulan. Mengejek, mengucilkan, bahkan menyebar rumor juga bentuk bullying yang sering tidak disadari,” ujar salah satu mahasiswa dengan semangat, disambut anggukan dan celoteh dari siswa-siswi yang mulai memahami pentingnya saling menghargai.

Tak hanya menyampaikan materi, mahasiswa juga mengedukasi lewat video pendek tentang bagaimana menghadapi perundungan dan pentingnya berani berbicara kepada guru atau orang tua jika menjadi korban.

Kepala SDN 16 Dungingi menyambut positif kegiatan ini. Ia menilai edukasi seperti ini sangat relevan dan dibutuhkan di lingkungan sekolah.

“Anak-anak butuh teman sebaya yang bisa menjelaskan dengan pendekatan yang lebih dekat dan menyenangkan. Terima kasih kepada mahasiswa Ners UNG yang sudah menanamkan nilai empati dan keberanian hari ini.” Ujar kepala sekolah.

Antusiasme siswa pun luar biasa. Banyak dari mereka mengaku baru pertama kali mendengar istilah “bullying” secara lengkap dan memahami dampaknya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Profesi Ners UNG tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga menunjukkan peran aktif sebagai agen perubahan dalam membangun lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari kekerasan.

Gerakan ini menjadi pengingat bahwa edukasi tentang empati, keberanian, dan saling menghargai harus dimulai sejak bangku sekolah dasar—dan hari ini, langkah kecil itu telah dimulai di SDN 16 Dungingi.

Penulis: Majid Mustaki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *