Bone Bolango Butuh Ketenangan, Bukan Kegaduhan
Oleh : Majid Mustaki (Pemuda/Aktivis Gorontalo)
Isu “bagi-bagi proyek” yang sempat beredar di tengah masyarakat Bone Bolango tentu menimbulkan beragam tanggapan. Sebagian menilai dengan cepat, sebagian lagi mencoba memahami dengan lebih dalam. Dalam situasi seperti ini, yang paling dibutuhkan bukanlah reaksi spontan, melainkan kebijaksanaan dan kedewasaan dalam melihat persoalan secara utuh.
Sebagai masyarakat yang telah tumbuh dalam kultur gotong royong dan rasa saling percaya, kita perlu memahami bahwa tidak semua kabar yang beredar mengandung kebenaran. Banyak isu muncul tanpa dasar kuat, hanya berangkat dari tafsir dan persepsi. Karena itu, penting bagi kita untuk menahan diri, menimbang dengan akal sehat, serta memberi ruang bagi klarifikasi dan fakta yang objektif.
Bone Bolango di bawah kepemimpinan Bupati Ismet Mile, seorang pemimpin yang dikenal tenang, berpengalaman, dan matang dalam mengambil langkah-langkah strategis pembangunan daerah. Dalam Pengalaman Memimpin Bone Bolango, banyak program nyata yang telah berjalan, Sikap tenang beliau dalam menghadapi isu menjadi teladan bahwa kebijaksanaan tidak lahir dari emosi, melainkan dari keyakinan pada kebenaran dan tanggung jawab.
Kedewasaan dalam menanggapi isu bukan berarti menutup mata terhadap kritik. Justru, sikap bijak adalah ketika kita menghadapi kritik dengan terbuka, namun tetap berpegang pada kebenaran dan etika. Pemerintah memiliki kewajiban untuk menjelaskan secara transparan, sementara masyarakat memiliki kewajiban moral untuk menilai dengan adil dan tidak menambah kebisingan dengan kabar yang belum tentu benar.
Bone Bolango membutuhkan ketenangan, bukan kegaduhan. Pembangunan hanya dapat berjalan di ruang yang teduh, bukan di tengah keruhnya prasangka. Kepemimpinan Bupati Ismet Mile yang berorientasi pada kerja nyata harus disikapi dengan dukungan moral dari masyarakat, bukan semata untuk membela, tetapi untuk menjaga keseimbangan antara kontrol publik dan kepercayaan sosial.
Pada akhirnya, marilah kita melihat persoalan ini dengan pandangan yang jernih. Sebab, kebijaksanaan sejati bukan diukur dari seberapa cepat kita bereaksi, melainkan dari seberapa dalam kita memahami. Dengan kedewasaan berpikir, kearifan bersikap, dan kejujuran dalam menilai, Bone Bolango akan tetap menjadi daerah yang kuat, tidak mudah diombang-ambing oleh isu, dan terus melangkah maju di bawah kepemimpinan yang berpengalaman dan berjiwa besar.














