Mahasiswa Farmasi UNG Sosialisasikan Pentingnya Vaksinasi kepada Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan

banner 120x600

POROSRAKYAT.ID – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya vaksinasi di kalangan generasi muda, kelompok mahasiswa dari Program Studi S1 Farmasi angkatan 2022 kelas D, yang diketuai oleh Shafa Salsabila Agus, melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pentingnya Vaksinasi sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Menular”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Masjid Sabilurrasyad, UNG, dan dihadiri oleh 109 mahasiswa semester 2 Fakultas Ilmu Pendidikan.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari tugas Project Based Learning (PjBL) yang dilaksanakan di bawah bimbingan Ibu Endah Nurrohwinta Djuwarno, S.Farm., M.Sc., Apt., serta para dosen pengampu mata kuliah, yaitu Dr. Widy Susanti Abdulkadir, S.Si., M.Si., Apt., Apt. Dizky Ramadani Putri Papeo, M.S.Farm., dan Fika Nuzul Ramadhani, M.Sc., Apt.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa farmasi menyampaikan informasi ilmiah mengenai manfaat vaksin, jenis-jenis vaksin yang umum diberikan, serta bagaimana vaksin bekerja dalam sistem imun tubuh. Mereka juga membahas berbagai mitos dan hoaks yang beredar terkait vaksin, serta menekankan pentingnya edukasi berbasis data dan riset ilmiah.

Ketua kelompok, Shafa Salsabila Agus, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk membentuk kesadaran kritis dan positif terhadap vaksinasi sejak dini, terutama di lingkungan kampus. “Mahasiswa sebagai agen perubahan harus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang benar, termasuk soal pentingnya vaksinasi. Dengan edukasi ini, kami berharap para peserta bisa menjadi perpanjangan tangan informasi yang tepat kepada masyarakat luas,” ungkapnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta, yang aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Mereka juga diajak untuk mengikuti kuis interaktif seputar vaksinasi, guna memperkuat pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan literasi kesehatan di kalangan mahasiswa, serta terbentuknya pola pikir yang lebih rasional dan ilmiah dalam menghadapi isu-isu kesehatan masyarakat, termasuk vaksinasi.

Penulis: Majid Mustaki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *