Menghadapi Isu dan Tekanan, Ismet Mile Pilih Fokus Menyelesaikan Amanah Rakyat

banner 120x600

POROSRAKYAT.ID – Situasi politik di Kabupaten Bone Bolango belakangan ini kian menghangat. Di tengah kesibukan Pemerintah Daerah menjalankan berbagai program dan pembangunan untuk masyarakat, muncul dinamika yang disebut-sebut berasal dari kelompok tertentu yang tidak senang dengan langkah-langkah pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Ismet Mile.

Dalam pertemuan bersama sejumlah tokoh dan masyarakat di kediamannya, Jumat (24/10/2025), Bupati Ismet mengungkapkan bahwa dirinya mencium adanya gerakan sistematis dari pihak-pihak tertentu yang ingin menggoyahkan kepemimpinannya.
“Belakangan saya mendengar banyak bisikan, bahkan ada yang mengatakan saya tidak akan bertahan sampai akhir tahun. Cara-cara seperti ini jelas tidak sehat dan keluar dari etika publik,” ungkapnya.

Meski begitu, Bupati Ismet menegaskan dirinya tidak akan terpengaruh oleh isu atau tekanan politik semacam itu. Ia berkomitmen untuk menuntaskan amanah rakyat hingga akhir masa jabatannya.
“Saya ini diangkat berdasarkan konstitusi dan kehendak rakyat. Jadi selama rakyat masih percaya dan hukum masih berlaku, saya akan tetap menjalankan tugas sampai tuntas. Semua upaya yang ingin menjatuhkan saya akan terbuka dengan sendirinya,” tegas politisi senior tersebut.

Lebih lanjut, Bupati Ismet juga menyoroti pentingnya memahami batasan dan wewenang dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ia menegaskan bahwa posisi kepala daerah dan wakil kepala daerah telah diatur secara jelas dalam regulasi yang berlaku.
“Wakil kepala daerah memiliki tugas membantu kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan mengoordinasikan instansi vertikal. Tapi untuk pengambilan keputusan strategis, tetap menjadi kewenangan kepala daerah,” jelasnya.

Pernyataan itu, menurut Ismet, menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintahan agar tetap berada pada jalur yang benar dan tidak terseret dalam agenda politik yang bisa merusak stabilitas daerah.
“Saya minta seluruh aparatur pemerintah daerah untuk tetap fokus bekerja. Jangan sampai ada yang terlibat dalam manuver-manuver yang tidak sesuai konstitusi. Jika kedapatan, tentu ada konsekuensinya,” tegasnya lagi.

Meski demikian, Bupati Ismet menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun. Ia bahkan mengapresiasi ide agar Pemda Bone Bolango membuka kanal aduan publik yang bisa menjadi sarana komunikasi langsung antara masyarakat dan pemerintah.
“Saya tidak anti kritik. Kritik yang membangun justru menjadi bahan introspeksi kami. Tapi kalau kritik itu berubah menjadi fitnah atau upaya menjatuhkan, tentu saya tidak akan tinggal diam,” ujarnya menutup pernyataan.

Penulis: Majid Mustaki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *