POROSRAKYAT.ID – Gedung Pertemuan Lukmanul Hakim, Limboto, tampak berbeda pagi itu. Berubah menjadi ruang diskusi hangat tentang nilai-nilai kebangsaan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama Pak H. Jasin U. Dilo, anggota DPD RI, yang dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Tinelo Lipu Gorontalo.
Kegiatan yang dihadiri oleh para guru dan pengurus yayasan ini tak hanya menjadi ajang penyampaian materi, tetapi juga forum terbuka bagi para pendidik untuk menyuarakan kegelisahan mereka. Para guru menyoroti makin terkikisnya nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda, terutama di era serba digital yang serba cepat dan penuh distraksi.
“Kita berhadapan dengan generasi yang hidup di dunia konten, di mana nilai-nilai luhur bangsa harus bersaing dengan hal-hal yang viral dan instan,” ujar salah satu guru dalam forum.
Empat pilar MPR RI Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya sekadar teori, tapi pondasi yang harus terus ditanamkan dalam keseharian. Para peserta pun berbagi cara-cara kreatif dan aplikatif dalam menginternalisasikan nilai-nilai ini kepada siswa, mulai dari integrasi dalam pembelajaran hingga kegiatan-kegiatan sekolah.
Dalam sambutannya, Pak H. Jasin U. Dilo mengapresiasi semangat dan peran para guru.
“Saya percaya, guru adalah garda terdepan dalam menjaga fondasi bangsa. Kalau pilar kita rapuh, maka rumah Indonesia bisa runtuh. Karena itu, perjuangan para pendidik ini harus terus kita dukung,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menanamkan cinta tanah air bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga perjuangan kolektif—terutama para guru—yang setiap hari berada di tengah generasi penerus bangsa.














