POROSRAKYAT.ID – Banyaknya praktik mafia pupuk di wilayah Kabupaten Gorontalo yang merugikan petani dengan modus kolaborasi antara oknum distributor membuat sejumalah kalangan gerah.
Sehingga pemerintahan dibawah kepemimpinan Sofyan Puhi dan Tonny Junus diharapkan bisa memberantas mafia pupuk tersebut.
Kami meminta Bupati -Wabup terpilih Sopyan Puhi-Tony Junus untuk menseriusi adanya mafia pupuk di Kabgor.
Paling tidak untuk melakukan evaluasi distributor dan pengecer pupuk bersubsidi, kata Robin Bilondatu.
Banyak informasi soal dugaan bahwa pupuk subsidi dijual dengan sisipan pupuk non subsidi yang dinilai merugikan petani.
Dengan praktik ilegal tersebut menyebabkan harga pupuk subsidi menjadi lebih mahal dari harga yang seharusnya.
Apalagi, petani mengaku tidak bisa membeli pupuk subsidi secara terpisah. Mereka dipaksa membeli dalam paket dengan pupuk non subsidi, yang tentunya jauh lebih mahal,” kata Robin lagi.
Saya menduga adanya permainan oknum distributor dan pengecer yang memanfaatkan kelangkaan pupuk subsidi untuk meraup keuntungan lebih besar. “Ini jelas melanggar aturan dan sangat merugikan petani kecil.
Bupati dan Wakil Bupati terpilih setelah dilantik nanti, harus segera turun tangan melakukan evaluasi dan menindak tegas pihak-pihak yang diduga bermain curang,” tegas Robin.
Harapannya jika dugaan ini benar, maka dirinya meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru setelah dilantik, untuk memberikan sanksi yang tegas kepada oknum distributor maupun pengecer karena telah merugikan petani dan merekomendasikan laporan ini ke APH untuk proses hukum,” kilahnya. (*)














