Post ADS

Buronan Mega Korupsi e-KTP, Paulus Tannos Ditangkap di Singapura

Paulus Tannos, tersangka kasus korupsi proyek e-KTP. (Foto: Ist)
banner 120x600

POROSRAKYAT.ID – Setelah bersembunyi di Singapora, buronan tersangka kasus e-KTP, Paulus Tannos akhirnya terungkap.

Ini setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama otoritas Singapura menangkap buronan e-KTP.

Example 500x400

Kita ketahui, Tannos masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buron sejak 2021.Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto mengatakan, Paulus Tannos saat ini sudah ditahan.

“Benar, bahwa Paulus Tannos tertangkap di Singapura dan kini sudah ditahan,” ujar Fitroh seperti dilansir dari Antara, Jumat (24/1/2025).

KPK sedang berkoordinasi dengan Polri, Kejagung, dan Kementerian Hukum serta melengkapi persyaratan yang diperlukan untuk dapat mengekstradisi Paulus ke Indonesia.

KPK berharap bisa segera memproses Paulus dan menyeret tersangka ke persidangan. Saat ini Paulus tinggal di Singapura sejak 2012 dan sudah berstatus sebagai permanent residence atau penduduk tetap.

Dia tinggal di Singapura bersama keluarganya, termasuk anaknya Catherine Tannos yang terjerat kasus pengadaan e-KTP.

Ia memilih tinggal di Singapura setelah dilaporkan ke Mabes Polri atas tuduhan menggelapkan dana chip Surat Izin Mengemudi (SIM).

Tannos dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP diketahui cukup banyak, salah satunya melakukan beberapa pertemuan dengan pihak-pihak vendor, termasuk dengan tersangka Husmi Fahmi (HSF) dan Isnu Edhi Wijaya (ISE).

Fitroh menjelaskan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan dokumen untuk membawa yang bersangkutan ke Indonesia.

“KPK saat ini telah berkoordinasi Polri, Kejagung dan Kementerian Hukum sekaligus melengkapi persyaratan yang diperlukan guna dapat mengekstradisi yang bersangkutan ke Indonesia untuk secepatnya dibawa ke persidangan,” ujarnya.

Belum ada keterangan lebih lanjut perihal penangkapan Paulus Tannos. Termasuk kapan dia akan diterbangkan menuju Indonesia.

Sebagai informasi, Paulus Tannos merupakan Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra. Ia salah satu tersangka kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP. Terakhir, Tannos sempat terdeteksi berada di Thailand. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *