POROSRAKYAT.ID – Dalam upaya menciptakan kondusifitas organisasi profesi, dr Jeinfer Rivian Lestyorini usai terpilih menjadi Ketua IDI Kabupaten Gorontalo periode 2025-2028 memasang target.
Karena itu, ke depan dia mengajak semua jajaran pengurus untuk bersama-sama melaksanakan semua program kerja IDI. “Ini proses menuju arah yang lebih baik,” imbuhnya.
Sejauh ini, tambah dr Lhani sapaan akrab Jeinfer, tidak ada gesekan antara anggota dan pengurus. Semuanya berorganisasi dengan rukun, bisa menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.
“Ini yang harus kita pertahanakan”, harapnya. Tugas ke depan menurutnya tidak mudah. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Antaranya meningkatkan kemandirian organisasi. Akan melanjutkan program kerja kepemipinan sebelumnya yaitu memperluas sekretariat yang representativ.
Selain itu juga target lainnya akan melakukan pendataan kembali anggota IDI cabang yang memiliki KTA dan belum. Meningkatkan peran advokasi IDI yang menyangkut masalah kesehatan di daerah ini.
Dia menambahkan juga akan membantu anggota dalam melaksanakan registrasi ulang dalam memperoleh STR. Anggota yang memiliki TPMD/Klinik swasta yang belum terintegrasi dengan satu sehat Kemenkes.
Meningkatkan profesionalisme dengan menggelar simposium, workshop, pelatihan dan knowledge anggota yang terintegrasi dengan satu sehat kemenkes dan tentunya ber SKP serta memberikan perlindungan terhadap anggota.
Dan yang paling utama melakukan advokasi dan perlindungan terhadap tindakan yang dapat mengganggu kemandirian dan kehormatan dokter.
Paling tidak ada perlindungan secara organisatoris, bebernya. Dan program lainnya kata dia, IDI akan bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan terutama dengan pemerintah daerah.
Terutama membantu pasien-pasien tidak mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Ini yang menjadi target IDI Kabupaten Gorontalo kedepan, tukas pemilik knilik Panipi ini. (*)

















