POROSRAKYAT.ID – Lonjakan harga bahan pokok hampir disejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Gorontalo tak luput dari sorotan wakil rakyat yang berkantor dibawah kaki menara.
Seperti yang diungkapkan ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira. Menurutnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk memantau perkembangan harga bahan pokok selama ramadan.
Hal ini dilakukan untuk menjaga ketersedian dan stabilitas harga kebutuhan masyarakat, ungkapnya.
Bahkan, pantauan dilapangan menunjukkan bahwa sejumlah komoditas pangan secara umum harga cabe (rica) mencapai Rp 82.450 per kilogram pada Jumat pagi.
Selain cabe, bawang merah di tingkat pedagang eceran mencapai Rp 60.000 per kilogram.
Sehingga saya meminta pemerintah daerah khususnya Disperindag untuk menggelar operasi pasar (Opas), sehingga harga kebutuhan pokok bisa terus stabil,” imbuhnya.
Selain kebutuhan pokok atau bahan pangan, politisi partai Golkar juga meminta pemkab dan Pertamina memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kg agar tetap aman selama Ramadan.
Diharapkan ketersediaan elpiji 3 kg selama ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri tetap terjaga. Langkah ini penting agar masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha kecil tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh LPG dengan harga yang wajar,” tegasnya. (*)














