Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Boliyohuto Raya Gorontalo (IPMBRG) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun regenerasi organisasi melalui pelaksanaan Orientasi Kader Boliyohuto II. Kegiatan tersebut berhasil melahirkan dan mengukuhkan 17 kader baru sebagai bagian dari keluarga besar IPMBRG.
Pengukuhan 17 kader tersebut menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi, sekaligus menegaskan bahwa proses kaderisasi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya menyiapkan generasi muda Boliyohuto Raya yang memiliki karakter, integritas, wawasan, serta kepedulian terhadap daerah.
Orientasi Kader Boliyohuto II dirancang sebagai ruang pembelajaran dan pembentukan karakter bagi pelajar dan mahasiswa. Para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan sejarah dan nilai perjuangan organisasi, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, kepemudaan, pengorganisasian, literasi digital, hingga tanggung jawab sosial sebagai generasi muda.
Ketua Umum IPMBRG, Tofandra Pulubuhu, menegaskan bahwa 17 kader yang telah dikukuhkan tidak boleh memandang proses tersebut sebagai akhir dari sebuah kegiatan, tetapi sebagai awal dari perjalanan panjang dalam organisasi.
“Hari ini bukan sekadar pengukuhan 17 orang kader. Hari ini kita sedang menanamkan harapan baru untuk masa depan IPMBRG dan Boliyohuto Raya. Kader yang dikukuhkan harus mampu menjaga nilai perjuangan, membangun kapasitas diri, dan hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah,” tegasnya.
Menurutnya, organisasi pelajar dan mahasiswa harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai perjuangan. Karena itu, kader IPMBRG dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif.
“Organisasi harus bergerak mengikuti zaman. Kita tidak ingin melahirkan kader yang hanya aktif ketika berada di dalam forum, tetapi kader yang mampu membawa gagasan, menjawab persoalan, dan memberikan solusi di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Pengukuhan 17 kader dalam Orientasi Kader Boliyohuto II sekaligus menjadi penanda bahwa proses regenerasi di tubuh IPMBRG terus berjalan. Kehadiran kader-kader baru diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi, memperluas ruang pengabdian, serta menjaga kesinambungan perjuangan pelajar dan mahasiswa asal Boliyohuto Raya.
IPMBRG juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan kaderisasi sebagai fondasi utama dalam membangun organisasi yang progresif, solid, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan generasi muda di era modern.
Dengan dikukuhkannya 17 kader baru tersebut, IPMBRG berharap lahir generasi yang tidak hanya bangga menjadi bagian dari organisasi, tetapi juga mampu membawa nama baik Boliyohuto Raya melalui prestasi, gagasan, gerakan sosial, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dari kaderisasi hari ini, untuk kepemimpinan dan pengabdian esok hari.














