Daerah  

Krisis Air Bersih di Rusunawa Buliide Tak Kunjung Teratasi, Warga Minta Dinas Perkim Kota Gorontalo Segera Bertindak.

banner 120x600

Krisis air bersih yang melanda Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Buliide, Kecamatan Kota Barat, kembali dikeluhkan warga. Persoalan yang telah berlangsung cukup lama itu hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian, meski berbagai keluhan telah berulang kali disampaikan kepada Dinas Perkim Kota Gorontalo

Warga mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan dasar akibat pasokan air yang sering tidak mengalir. Kondisi tersebut memaksa sebagian penghuni mencari sumber air di luar kawasan rusunawa, bahkan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air demi memenuhi kebutuhan memasak, mandi, mencuci, hingga sanitasi keluarga.

Ironisnya, menurut pengakuan warga, persoalan tersebut bukan kali pertama disampaikan. Keluhan telah berkali-kali diteruskan kepada Dinas Perkim. Namun hingga kini, mereka belum melihat adanya langkah konkret maupun solusi permanen untuk mengakhiri krisis air bersih yang setiap hari mereka rasakan.

Bagi penghuni Rusunawa Buliide, air bersih bukan sekadar fasilitas penunjang, melainkan kebutuhan dasar yang menentukan kualitas hidup. Ketika pasokan air terhenti, aktivitas rumah tangga ikut lumpuh dan beban ekonomi warga semakin bertambah.

“Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kami hanya ingin air bersih mengalir seperti semestinya,” ungkap salah seorang warga Rusunawa yang namanya enggan diberitakan.

Warga berharap Pemerintah Kota Gorontalo tidak lagi membiarkan persoalan ini berlarut-larut. Mereka meminta Dinas Perkim segera turun ke lapangan untuk mengidentifikasi penyebab terganggunya distribusi air sekaligus mengambil langkah nyata agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

Masyarakat meyakini kehadiran pemerintah bukan hanya diukur dari berbagai program yang dicanangkan, tetapi juga dari kecepatan merespons persoalan yang dihadapi warganya.

Bagi penghuni Rusunawa Buliide, mengalirnya air bersih ke setiap keran rumah akan menjadi bukti bahwa suara masyarakat kecil masih didengar dan mendapat perhatian yang layak dari pemerintah dalam hal ini Dinas Perkim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *