POROSRAKYAT.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Anti Teror Polri bersama Subdit IV Kamneg Direktorat Intelkam Polda Gorontalo melaksanakan kegiatan berbagi bendera Merah Putih kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebangsaan, melibatkan delapan mantan narapidana terorisme (ex-napiter) asal Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Pohuwato. Aksi kolaboratif ini tidak hanya bertujuan untuk menyemarakkan HUT RI ke-80, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dalam merawat persatuan dan kesatuan bangsa.
Kehadiran para ex-napiter dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen mereka untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI.
Masyarakat yang menerima bendera Merah Putih pun menyambut dengan antusias, merasa terhormat dapat turut serta mengibarkan Sang Saka Merah Putih di rumah masing-masing.
Perwakilan Satgaswil Gorontalo Densus 88 menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari semangat kebangsaan yang inklusif, serta menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara aparat keamanan, ex-napiter, dan masyarakat.
“Pembagian bendera ini bukan hanya simbol cinta tanah air, tapi juga bukti bahwa semua anak bangsa memiliki ruang yang sama untuk berkontribusi menjaga persatuan Indonesia,” ujar salah satu personel Satgaswil Gorontalo.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat nasionalisme masyarakat Gorontalo semakin tumbuh, serta memperkokoh tekad bersama dalam mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.














