POROSRAKYAT.ID — Edukasi gizi seimbang sejak dini menjadi salah satu upaya penting untuk menunjang tumbuh kembang anak secara optimal. Menyadari hal ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang bertugas di Desa Pontolo, Kecamatan Mananggu, menggelar kegiatan Fun Gizi Day di SDN 12 Mananggu, 25 Juli 2025, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 ini dibimbing langsung oleh mahasiswa KKN di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Zainuddin, Ns., M.Kep., Dr. Sarinah Basri K., S.K.M., M.Kes., dan Indra, S.Kep., Ns. Materi utama berjudul “Asupanku” disampaikan oleh mahasiswa Sri Mauliddina Adolo, yang membahas pentingnya makanan sehat dan bergizi. Setelah sesi materi, siswa diajak mengikuti permainan interaktif seperti tebak gambar makanan pokok, lauk, sayur, dan buah.
Tidak berhenti di situ, suasana semakin meriah dengan sesi ice breaking yang diikuti dengan permainan “pilah pilih makanan bergizi dan tidak”. Anak-anak diajak memilah gambar makanan yang baik untuk tubuh dan yang sebaiknya dihindari. Di akhir kegiatan, panitia memberikan hadiah kepada siswa yang berhasil menyelesaikan tantangan dengan baik. “Senang sekali lihat anak-anak begitu semangat mengikuti setiap permainan. Tujuan kami memang supaya mereka paham gizi seimbang tanpa merasa sedang belajar. Lewat permainan, mereka bisa langsung tahu mana makanan yang baik untuk tubuh,” ujar Fajria Indah Hippy, Selaku Sekretaris KKN PK Desa Pontolo
Fajria menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menanamkan kesadaran gizi sejak dini kepada anak-anak sekolah. “Kami ingin anak-anak di desa ini terbiasa memilih makanan yang bergizi untuk menunjang tumbuh kembangnya. Kalau sejak kecil sudah terbiasa makan sehat, risiko gizi buruk, stunting, atau obesitas bisa ditekan,” ungkapnya.
Menurut Fajria, konsep pembelajaran berbasis permainan ini dinilai efektif karena anak-anak cenderung lebih cepat memahami materi jika disampaikan secara interaktif. Hal ini juga terlihat dari antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung. “Kegiatannya seru, saya suka bagian tebak gambar makanan bergizi, apalagi dapat hadiah karena jawabannya benar,” ungkap Rio, salah satu siswa kelas 5 SDN 12 Mananggu.
Program ini menjadi bukti sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. Dengan dukungan penuh dari para dosen pembimbing lapangan, mahasiswa KKN PK UNG terus mendorong inovasi kegiatan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama generasi muda di Desa Pontolo, Kecamatan Mananggu.














