Dalam rangka pelaksanaan Pendidikan Kader Guru Nahdlatul Ulama (PKGNU), Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW PERGUNU) Provinsi Gorontalo menghadirkan Iptu Teguh Pribadi, S.E., dari Tim Pencegahan Satgaswil Gorontalo sebagai narasumber dalam kegiatan bertema “Membongkar Akar Radikalisme: Dari Ruang Kelas Hingga Ruang Digital.”
Kegiatan ini mengangkat pentingnya peran guru dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan. Guru tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan membentuk karakter, menanamkan toleransi, serta memperkuat pemahaman kebangsaan kepada peserta didik.
Dalam pemaparannya, Iptu Teguh Pribadi membahas pentingnya mengenali akar dan pola penyebaran paham radikalisme, termasuk melalui lingkungan pendidikan dan pemanfaatan ruang digital. Perkembangan teknologi informasi telah membuka ruang bagi penyebaran berbagai konten yang dapat memengaruhi cara berpikir generasi muda apabila tidak diimbangi dengan kemampuan literasi digital dan sikap kritis.
Oleh karena itu, guru perlu memiliki pemahaman yang memadai untuk mengenali indikasi awal penyebaran paham ekstrem, membangun komunikasi yang terbuka dengan peserta didik, serta mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif. Upaya pencegahan juga perlu dilakukan melalui penguatan karakter, penanaman nilai toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman.
Melalui kegiatan PKGNU ini, para guru diharapkan dapat memperkuat kapasitasnya sebagai pendidik sekaligus agen pencegahan yang mampu menciptakan suasana belajar yang sehat dan kondusif. Kolaborasi antara tenaga pendidik dan unsur terkait menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap penyebaran paham radikal, baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.
Tema “Meneguhkan Khidmah Guru NU, Menguatkan Pendidikan, Membangun Generasi Unggul” menjadi pengingat bahwa pengabdian guru tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan generasi yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, mampu berpikir kritis, dan menghargai perbedaan.
Melalui pendidikan dan keteladanan, guru diharapkan terus mengambil peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang berintegritas, cinta tanah air, serta mampu memanfaatkan ruang digital secara bijak dan bertanggung jawab.














