POROSRAKYAT.ID – Setelah publik menyoroti penampilan seorang kepala desa yang menghadiri upacara penurunan bendera di Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, dengan mengenakan kaos oblong, kini sorotan publik kembali mengarah kepada seorang wakil rakyat. Adalah Muhlis Panai, anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang juga tampak menghadiri upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 hanya dengan menggunakan kaos santai.
Penampilan Muhlis Panai dalam momen kenegaraan yang sakral itu memicu kekecewaan masyarakat. Banyak yang menilai, sikap tersebut bukan hanya mencederai nilai khidmat upacara, tetapi juga merendahkan wibawa lembaga DPRD sebagai representasi rakyat.
Kehadiran wakil rakyat dengan pakaian yang tidak sesuai standar upacara kenegaraan tersebut memicu kekecewaan di kalangan masyarakat. Banyak warga menilai, sikap itu bukan hanya mencederai kesakralan upacara, tetapi juga menurunkan wibawa lembaga legislatif di mata publik.
Beberapa tokoh masyarakat juga menyayangkan kejadian tersebut. Menurut mereka, momentum sakral seperti peringatan HUT RI adalah saat di mana seluruh elemen bangsa harus menunjukkan rasa hormat, termasuk melalui kerapian dan kesesuaian berpakaian.
Insiden ini menambah daftar kontroversi di momen peringatan kemerdekaan tahun ini di Gorontalo. Setelah kepala desa, kini seorang wakil rakyat pun ikut menjadi sorotan karena penampilan yang dianggap tidak menghormati nilai-nilai kebangsaan.














