POROSRAKYAT.ID – Gorontalo memiliki ragam makanan khas yang dikonsumsi secara luas oleh masyarakat Gorontalo. Ragam makanan adalah capaian budaya yang potensial dikelola menjadi komoditi.
Selain sebagai komoditi yang menawarkan pengalaman rasa, wujud varian masakan khas Gorontalo dapat dikelola menjadi komoditi bentuk yang hasilnya bisa digunakan sebagai craft.
Beberapa hasil eksplorasi peluang perwujudan bentuk varian masakan khas Gorontalo yang dikemas menjadi produk craft disosialisasikan pada pameran NEXUS di Kampus 4 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) 18 – 24 Desember 2024.
Eksplorasi dilakukan menggunakan teknik casting berbahan utama resin.
Guna kebutuhan mengembangkan produk suvenir, wujud masakan khas Gorontalo mempertimbangkan aspek akurasi dan size/ukuran, sehingga hasil akhirnya adalah varian seri replika miniatur dengan tajuk Mo Tabo Gorontalo.
Kegiatan eksplorasi dilakukan oleh tim Unit Produksi Laboratorium Seni Rupa dan Desain dengan anggota beberapa staf pengajar Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Desain FATEK UNG yaitu Drs Suleman Dangkua, M.Hum, Risnawati Yusuf, S.Pd, M.Pd, Akbar Abdullah, S.Pd, M.Sn, Musfir Rizal Pratama SPd, MPd dan Syarief Munawar, S.Sn, M.Sn berkolaborasi dengan alumni. (*)












