Ketua Yastroki Gorontalo dr. Irianto Dunda, Sp.S Edukasi Masyarakat tentang Pencegahan dan Deteksi Dini Stroke

banner 120x600

Dalam rangka memperingati Hari Stroke Sedunia, dr. Irianto Dunda, Sp.S, selaku Ketua Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) Gorontalo, memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pencegahan serta penanganan dini stroke.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengenali gejala stroke sejak dini, memahami faktor risiko, serta mengetahui langkah penanganan yang tepat untuk mencegah dampak yang lebih serius.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman bahwa stroke merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan segera. Keterlambatan dalam mengenali gejala dan membawa pasien ke fasilitas kesehatan dapat meningkatkan risiko kecacatan bahkan kematian.

Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan mampu mengenali tanda-tanda stroke, seperti wajah menurun pada satu sisi, kelemahan atau mati rasa pada lengan, serta gangguan berbicara yang muncul secara mendadak. Apabila gejala tersebut ditemukan, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit tanpa menunda waktu untuk mencari pengobatan alternatif.

Selain mengenali gejala, upaya pencegahan stroke juga menjadi perhatian penting, antara lain melalui pengendalian tekanan darah, pemeriksaan kesehatan secara berkala, menjaga pola makan sehat, melakukan aktivitas fisik, menghindari rokok, serta mengendalikan penyakit penyerta seperti diabetes.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif bahwa pencegahan dan penanganan stroke membutuhkan keterlibatan tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, keluarga, dan masyarakat.

Dengan semangat “Time is Brain”, masyarakat diingatkan bahwa setiap menit sangat berharga dalam penanganan stroke. Semakin cepat pasien mendapatkan pertolongan medis, semakin besar peluang untuk mengurangi risiko kerusakan otak dan kecacatan.

Melalui momentum Hari Stroke Sedunia, Yastroki Gorontalo berharap edukasi kesehatan dapat terus diperluas sehingga masyarakat semakin peduli terhadap pencegahan stroke dan mampu mengambil tindakan cepat ketika gejala muncul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *