Tim Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri bersama Polda Gorontalo melalui Subdit IV menjalin sinergi dengan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Wilayah Gorontalo dalam upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan meningkatkan peran mahasiswa dalam menjaga persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam kegiatan tersebut, Iptu Teguh Pribadi, S.E., dari Tim Satgaswil Gorontalo Densus 88 AT Polri, menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan kalangan mahasiswa untuk memperkuat kesadaran kebangsaan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran paham radikalisme dan intoleransi.
Sinergi ini menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai kelompok intelektual muda yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga nilai-nilai Pancasila, toleransi, persaudaraan, dan keberagaman di tengah kehidupan bermasyarakat.
Di era perkembangan teknologi informasi, mahasiswa juga dihadapkan pada tantangan penyebaran informasi yang menyesatkan, propaganda, serta berbagai narasi yang berpotensi memecah belah persatuan. Oleh karena itu, penguatan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis menjadi bagian penting dalam membangun generasi muda yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab.
SEMMI Wilayah Gorontalo sebagai organisasi kemahasiswaan diharapkan terus mengambil peran aktif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang menjunjung tinggi perdamaian, memperkuat semangat kebangsaan, serta mendorong terciptanya dialog yang sehat dan konstruktif di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Kolaborasi antara Tim Satgaswil Gorontalo Densus 88 AT Polri, Polda Gorontalo melalui Subdit IV, dan SEMMI Wilayah Gorontalo diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun ketahanan sosial, mencegah berkembangnya paham kekerasan, serta memperkuat komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat.
Melalui sinergi Tim Satgaswil Gorontalo Densus 88 AT Polri dan organisasi kemahasiswaan, generasi muda Gorontalo diharapkan mampu menjadi pelopor perdamaian, penjaga persatuan, serta agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan keutuhan NKRI.














